Happiness
- Dec 21, 2021
- 5 min read
Updated: Nov 29, 2024
Setiap orang ingin bahagia, bentuk dari kebahagiaan itu ada banyak, tetapi terkadang banyak orang yang merasa hidupnya kurang bahagia dan kurang berwarna. Definisi akan kata bahagia bagi setiap orang berbeda. Apakah saudara merasa kurang bahagia? Atau ingin mencari apa kebahagiaan itu?
Maka biarlah saya memberikan beberapa cara agar anda bisa menemukan kebahagiaan dalam diri anda
Sebelum anda membaca renungan ini lebih jauh, saya ingin mengingatkan anda bahwa saya tetap manusia, persepsi saya bisa berbeda dengan saudara, tetapi disini saya ingin mengatakan apa yang saya pikirkan dan ucapkan untuk dapat membantu saudara dalam menemukan kebahagiaan dalam diri saudara sekalian.
Selamat! Jika anda berhasil membaca sampai paragraf ini berarti saudara sungguh-sungguh pernasaran tentang kunci kebahagiaan yang akan saya sampaikan pada saudara. Baiklah, menjadi bahagia adalah
1. Ber - syu - kur
Semua hal yang ada di dunia ini pasti memiliki dasar, dan dasar dari bahagia adalah rasa syukur.
Tapi, bagaimana caranya bersyukur? Saya sudah mengucapkan terima kasih pada Tuhan dalam setiap doa saya, dan saya tidak merasakan bahagia seperti apa yang saya pikirkan?
Pada awalnya saya juga merasakan hal yang sama, saya berdoa setiap hari dan bersyukur atas berkat Tuhan padaku, tetapi satu hal yang kurang dari syukurku, "hati," saya menganggap berdoa sebagai bentuk kewajiban, hatiku tak mengelu-elukan Tuhan, baik dalam doa maupun dalam kehidupan karena saya tidak benar-benar meresapi kemuliaan dan berkat Tuhan yang benar-benar terjadi dalam hidupku. Saat dimana saya bisa benar-benar beryukur adalah saat dimana saya berada di masa sulit, dan Tuhan membawa saya keluar dari masa sulit itu, barulah saya bisa bersyukur memuliakan Tuhan dengan segenap jiwa saya.
"Lho, berarti apakah kita baru bisa bersyukur hanya saat kita berada di masa sulit?"
Tidak!
Ada banyak cara kok untuk bisa bersyukur, yang paling sederhana dan simpel adalah dengan merenungkan kembali, lihat kembali perjalanan hidup dari awal lahir hingga hari ini, detik ini. Banyak hal yang sudah berubah dalam dirimu, dan itu adalah hal yang baik. Kemudian coba pikirkan lagi, apa hal baik yang terjadi dalam hidup, hal-hal sederhana yang membuatmu tersenyum. Jika anda masih tidak dapat menemukan satu hal yang dapat membuat anda bahagia, saya akan sedikit menampar anda dengan kenyataan bahwa anda "MASIH HIDUP DAN MEMBACA RENUNGAN INI!" Tidakkah saudara melihat bahwa Tuhan mencoba untuk memberitahu saudara bahwa saudara masih bisa bahagia dengan bertemu dengan keluarga dan teman terdekat saudara? Banyak orang tidak mendapatkan kesempatan itu, tapi saudara masih bisa. Mari, benar-benar memasang hati untuk bersyukur atas berkat Tuhan dalam hidup saudara.
"Karena orang yang mampu bersyukur dalam semua hal yang dia alami, adalah orang yang bahagia sebab mereka tahu akan datangnya masa ketika rasa syukur itu menjadi kekuatan dalam diri mereka." - SN
2. Berhenti
Berhenti untuk membandingkan diri dengan orang lain
Berhenti untuk terus mengeluh atas kemalangan dirimu
Berhenti untuk melihat social media untuk mencari ketenaran dan pujian orang lain
Kuncinya adalah "berhenti." Berhenti dari apa?
Banyak hal, seperti yang Michael Jordan bilang
Stop it, get some help - Michael Jordan
Mungkin ini akan terdengar lucu dalam pikiran anda ketika anda membaca teks ini sambil membayangkan MJ mengatakan hal yang serupa xixixi
oke kembali ke pokok pembicaraan
Ada baiknya jika saudara "berhenti sejenak" dan menenangkan diri anda, untuk kembali merenungkan betapa indahnya hidup saudara, untuk kembali "bersyukur" dan percaya serta taat pada Tuhan karena Ia akan membawa kamu pada kebahagiaan yang sesungguhnya
Berhentilah mengikuti arus dunia, sebab arus dunia adalah penuh dengan ikan yang besar yang akan memakan engkau jika kecil imanmu, akan tetapi jika saudara membawa Tuhan dalam diri anda, tentulah ikan-ikan besar tersebut tidak akan mampu memakan saudara, karena tiada ikan yang lebih besar dari Tuhan yang menciptakan mereka.
3. True Peace
Kunci yang ketiga dari bahagia adalah "Damai." Damai dalam setiap pikiran manusia pun juga berbeda, tetapi dapat disatukan, damai bagi saya sendiri adalah saat dimana saya tidak perlu takut akan hal-hal duniawi, saat dimana saya bisa larut dalam ketenangan, mendengarkan musik instrumental sembari mengerjakan hobi saya, hal itu bagaikan damai yang benar-benar menyenangkan.
Namun terkadang, damai juga bisa berarti berkumpul bersama keluarga, menikmati kebersamaan, ramainya seisi rumah tidak menutup arti kata damai dalam diri saya. Bentuk dari damai itu sendiri sangat banyak dan tidak bisa saya urai satu persatu, tetapi saudara-saudara sekalian, jikalau anda mencari kedamaian, carilah pada Tuhan karena ia datang untuk membawa kasih cinta dan damai bagi orang yang percaya pada-Nya
"Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang dunia berikan kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu." -Yohanes 14:27
4. He Who Created You
Allah, Sang Pencipta, adalah sumber kebahagiaan, dan bagaimana saya bisa tahu? Apakah Tuhan membelikan saya laptop baru? Apakah Tuhan memberikan saya sesosokan pacar? Apakah Tuhan menjadikan hidup saya mudah?
Jawabannya tentu "Tidak"
Saya tidak mendapat laptop, atau pacar, atau hidup yang mudah. Hidup saya penuh dengan tantangan, tapi semua itu akan terasa lebih mudah untuk dilalui bersama dengan Tuhan. Jujur, awalnya terasa sulit untuk berjalan bersama Tuhan, saya tahu berjalan bersama Tuhan tidaklah mudah, terkadang terasa berat untuk mampu berjalan bersama dengan Tuhan. Terkadang sulit rasanya untuk mempercayai Tuhan setelah semua beban yang menimpa hidupmu, maaf jika saya sedikit menyinggung perasaan anda, tetapi mungkin iman anda kepada Tuhan masih perlu dikuatkan kembali, karena jikalau kamu mengikuti Tuhan, seharusnya anda dapat percaya bahwa rencana Tuhan adalah yang terbaik. Dibalik segala hal buruk yang terjadi padamu, itu akan hilang, semua itu akan lewat dan pasti hal baik akan datang. Karena Tuhan adalah kabar gembira, jikalau hidupmu terus bahagia, maka kita tidak butuh Tuhan dong, kita akan melupakan Tuhan, dan hidup kita tidak dapat berkembang. (Setelah saya pikir-pikir, mungkin inilah kita mengalami suatu keadaan yang tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan, atau yang biasa kita sebut dengan kemalangan)
Tidak ada yang abadi di dunia ini, termasuk masalahmu - Charlie Chaplin -
Ada banyak hal yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu betapa baiknya dan betapa seseorang bisa menjadi pribadi yang bahagia jika berjalan dengan Tuhan, yang bisa saya tekankan adalah jika seseorang berjalan bersama dengan Tuhan. Ia menjadi lebih mudah "Bersyukur" dengan hidupnya. Anda bisa mendengarkan kesaksian banyak orang betapa baiknya berkat dan kemurahan Tuhan dalam hidup mereka, mereka tentu dapat membagikan banyak sekali pengalaman dan inspirasi tentang kemurahan Tuhan.
5. Y O U
Terakhir dan tidak kalah penting, dirimu, bahagia dimulai dari diri sendiri dan anda bagikan kepada orang lain, tentu saja keluarga, teman, dan terkadangbanyak hal bisa menajdi penentu kebahagiaan, tetapi semua kembali kepada bagaimana anda menanggapi segala situasi dan keadaan, jikalau keluargamu sedang bertengkar, jadikanlah dirimu sebagai pembawa perdamaian dalam kasih, begitu juga dalam lingkungan tempat anda berada. Bahagialah dengan apa yang anda miliki, terkadang kita iri dengan apa yang dimiliki oleh orang lain, tetapi jika anda mampu mengubah rasa iri tersebut menjadi sebuah motivasi dan kekuatan, itu akan menjadi senjata terkuat anda.
Dan jika anda merasa tak mampu dan terkadang sulit untuk tetap bahagia. Lihat lagi aturan no 1 sampai dengan no 4, karena kelima nomor tersebut tetaplah sebuah pedoman dan saling melengkapi satu sama lain menjadi sebuah prinsip bagaimana anda mampu merasa bahagia dan dicintai dalam hidup anda, yaitu untuk "Bersyukur, tidak membandingkan diri dengan orang lain, untuk berhenti mengikuti dari kegiatan dunia dan lebih mementingkan diri sendiri, mendekatkan diri kepada Tuhan, dan mencintai diri sendiri sebagai ciptaan-Nya."
Happiness isn't define by somebody nor anybody, it begans with yourself and ask God's participation in you. - SN



Comments