Kekalahan yang Membawa Kemenangan
- Mar 28, 2021
- 2 min read
Pernahkah kita mengalami sebuah kegagalan dalam hidup kita? Tentu saja, kita semua pernah mengalaminya. Tidak salah bahwa orang menganggap kegagalan adalah pengalaman yang tidak menyenangkan. Kegagalan bisa saja membawa sebuah kerugian bagi seseorang dan memperombak mentalnya. Namun, tahukah Anda bahwa kekalahan tidak selalu buruk bagi kita? Apaa? Tidak buruk bagi kita? Bukankah gagal itu buruk?
Kekalahan tidak selalu berarti Kita yang dirugikan. Terkadang, dalam kekalahan yang kita alami, justru kita memperoleh suatu hal yang berharga dan tidak bisa kita dapatkan dari sebuah kemenangan.
Tidak disadari bahwa ternyata kekalahan bisa membawa sebuah dampak yang luar biasa bagi kita. Bahkan, kekalahan bisa membawa Kita pada sebuah kemenangan. Hmm.. Bagaimana kekalahan bisa membawa Kita pada kemenangan?
1. Kekalahan membuat kita menjadi seseorang yang rendah hati.
Bukan seolah-olah aku telah memperoleh hal ini atau telah sempurna, melainkan aku mengejarnya, kalau-kalau aku dapat juga menangkapnya, karena akupun telah ditangkap oleh Kristus Yesus. - Filipi 3:12
Manusia bukanlah mahluk yang sempurna. Melalui sebuah kegagalan yang kita alami, kita menjadi sadar bahwa kita bukanlah orang yang sempurna. Terkadang, Tuhan mengizinkan sebuah kegagalan terjadi supaya kita bisa belajar untuk tidak menyombongkan diri kita atas keberhasilan kita sendiri. Melalui sebuah kekalahan, kita bisa lebih belajar apa maknanya dari kerendahan hati. Namun, apakah itu berarti kita memiliki harga diri yang rendah? Tentu saja tidak. Rendah diri berarti kita tidak menyombongkan diri, dan memposisikan diri kita dibalik spotlight.
2. Kekalahan dapat menyampaikan hikmat yang terselubungi.
Kekalahan yang membawa kemenangan menyampaikan sebuah hikmat yang tidak bisa kita dapatkan dari sebuah keberhasilan. Justru, di dalam kekalahan, kita mengerti apa isi hati Tuhan, dan segala kebaikannya. Hikmat itulah yang mendewasakan kita. Jikalah kita menolak sebuah kegagalan terjadi, apakah itu berarti kita hanya menerima yang baik dari Tuhan?
3. Kekalahan bukan berarti kita adalah sebuah kegagalan.
Firman Tuhan berkata bahwa kita lebih dari pemenang. Sekalipun kita gagal dalam suatu hal, bukan berarti kita adalah produk gagal. Kita tetaplah lebih dari pemenang karena ada Tuhan berserta kita dari awal hingga akhir. Sesungguhnya, seorang pemenang tidak akan berhasil jika semua nya berjalan dengan lancar. Jika memang sesuatu berjalan dengan lancar, apakah yang dimenangkan? Kita tetaplah lebih dari pemenang karena itulah jati diri kita. Kebenarannya adalah, Tuhan tidak pernah merancangkan suatu hal yang buruk terjadi dalam hidup kita. Tuhan selalu punya rencana yang indah untuk masa depan kita yang penuh dengan harapan. Maka dari itu, jika Anda saat ini mengalami sebuah kekalahan, janganlah meratapi terlalu lama. Bangkitlah! Karena kita lebih dari pemenang!
"Failing doesn't make us as a failure." - Debora Alim
4. Kekalahan menandakan penyertaan dan kasih Tuhan.
Pada titik rendah kita, justru kita akan menyadari bahwa penyertaan Tuhan semakin nyata, karena hanya Tuhanlah yang sanggup menyertai kita dari gunung hingga lembah. Seperti halnya, di saat kita dalam kegelapan, kita akan semakin menyadari apa arti dari sebuah terang cahaya. Tuhan-lah yang akan menyinari kita sehingga, kita tidak sendirian mengalami sebuah pergumulan. Firman Tuhan menjanjikan bahwa di saat kita jatuh, kita tidak akan sampai tergeletak. Tuhan yang kita sembah, Tuhan Yesus Kristus tidak akan pernah meninggalkan kita sekalipun kita dalam lembah. Saudara-saudari, apapun yang Anda alami, sadarilah bahwa Tuhan selalu beserta kita. Dia-lah Allah Immanuel, yang selalu menyertai kita dari awal, sekarang, hingga akhir. Bangkitlah dari kekalahan itu. Semoga Anda terberkati dari renungan ini. Tuhan Yesus mengasihi mu!




Comments